Belajar Mengenai Riset Operasi Bagian 1

Print Friendly, PDF & Email
22 Views

Definisi menurut Wikipedia mengenai Riset operasi, atau disebut riset operasional di Eropa, adalah cabang interdisiplin dari matematika terapan dan sains formal yang menggunakan model-model—seperti model matematika, statistika, dan algoritma—untuk mendapatkan nilai optimal atau nyaris optimal pada sebuah masalah yang kompleks.

Sejarah Riset Operasional

Riset Operasional biasanya akan ditemui kalau kalian mengambil jurusan teknik industri, secara umum riset operasi berkembang pada saat Perang Dunia II yaitu untuk menentukan utilisasi sumber daya militer yang efektif dan menetapkan alokasi peralatan pada tempat-tempat yang strategis secara optimal. Para pemimpin perang meminta saran kepada ahli dalam bidang sains untuk melakukan pendekatan ilmiah untuk menghadapi permasalahan dan melakukan upaya pemecahannya secara strategis.

Pada tahu 1939 G.A Robert dan E.C Willia, mengembangkan untuk pertama kalinya sebuah sistem komunikasi untuk Angkatan Udara(AU) Inggris untuk menenmukan suatu alat baru untuk mendeteksi kegiatan militer musuh, mulai dari situlah ditemukan alat pendeteksi yaitu Radar, kemudian Amerika mengikuti dengan US NAVY untuk mengembangkan cara untuk memenangkan perang melawan Jepang.

Setelah perang berakhir , keberhasilan pada bidang militer menarik perhatian para industriawan, mereka memperdalam teknik teknik yang ada untuk kegiatan perusahaan. Secara lebih khusus banyak permasalahan dapat terselesaikan dengan menggunakan teknik Riset Operasi. Salah satu kasus riset operasional yang terkenal yaitu Linier Programing yang dikenalkan oleh George Dantzig (Bapak Linier Programing).

Riset Operasional berkembang hingga ke statistika, pengendalian mutu, pemrograman dinamis, analisis queue, pengendalian persediaan, pemrograman geometris, simulasi, dan goal programming. Saat ini OR banyak digunakan pada berbagai bidang seperti rumah sakit, industri, sistem transportasi, dll 

Term Riset Operasional

Riset operasional terdiri dari 3 langkah perumusan yaitu

  1. Riset: yang berarti harus menggunakan metode ilmiah 
  2. Operasi: berhubungan dengan proses/ berlangsungnya suatu kejadian
  3. Tujuan: Membantu manajemen untuk menentukan kebijakan atau tindakan secara ilmiah yaitu Maksimalisasi keuntungan dan Minimalisasi biaya produksi 

Sehingga riset operasional yaitu kata “operasi” didefinisikan sebagai tindakan-tindakan yang diterapkan pada beberapa masalah atau hipotesa. Sementara riset dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang terorganisasi dalam mencari kebenaran akan masalah/ hipotesa.

Operational Research Society of Great Britain: Riset Operasi adalah penerapan metode-metode ilmiah terhadap masalah-masalah rumit yang muncul dalam pengarahan dan pengelolaan dari suatu sistem besar manusia, mesin, bahan dan uang dalam industri, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.

Hamdi A. Taha: Riset Operasi adalah pendekatan dalam pengambilan keputusan yang ditandai dengan penggunaan pengetahuan ilmiah melalui usaha kelompok antar disiplin yang bertujuan menentukan penggunaan terbaik sumber daya yang terbatas.

Churchman, Ackoff, dan Arnoff: Riset Operasi dalam arti luas dapat diartikan sebagai penerapan metodemetode, teknik-teknik, dan alat-alat terhadap masalah-masalah yang menyangkut operasi- operasi dari sistem-sistem, sedemikian rupa sehingga memberikan penyelesaian optimal.

Klasifikasi Riset Operasional

Berikut Klasifikasi Riset Operasional yang terbagi menjadi 5 Teknik Riset Operasi yaitu

  1. Program Linier Matematika
    1. Model Program Linier
    2. Analisis Grafik
    3. Metode Simpleks
    4. Model minimasi
    5. Post Optimalitas
    6. Transportasi & Penugasan
    7. Program linier integer
    8. Program linier sasaran
  2. Teknik Probabilistik
    1. Probabilitas
    2. Teori permainan
    3. Analisis keputusan
    4. Analisis Markov
    5. Antrian
    6. Simulasi
    7. Peramalan
  3. Teknik Persediaan
    1. Permintaan pasti
    2. Permintaan tak pasti
  4. Teknik Jaringan
    1. Arus jaringan
    2. CPM/PERT
  5. Teknik linier & nonlinier lainnya
    1. Program dinamis
    2. Analisis titik impas / Break event Point
    3. Teknik solusi berdasarkan kalkulus

Berikut penjabaran masing-masing diatas, yang umum ditemui

  • Linier Programming (LP) merupakan pendekatan pemecahan masalah yang digunakan untuk situasi fungsi linier dalam pencapaian tujuan maksimisasi dan minimisasi, yang dipengaruhi oleh batasan fungsi linier dalam pencapaian tujuan tersebut.
  • Program Integer merupakan pendekatan yang digunakan dalam pemecahan masalah program linier tetapi memerlukan tambahan batasan (disebut dengan constraint) yaitu beberapa atau semua keputusan merupakan bilangan bulat
  • Model Analisis Jaringan merupakan pendekatan yang  digunakan dalam pemecahan masalah yang berisikan lingkaran-lingkaran (disebut titik) dan dihubungkan dengan garis (disebut cabang) biasa disebut dengan graph seperti travel sales problem (TSP)
  • Model Antrian merupakan pendekatan yang digunakan dalam pemecahan masalah untuk memahami dan mengambil keputusan yang lebih baik mengenai sistem operasi yang melibatkan antrian.
  • Model Simulasi merupakan pendekatan yang digunakan untuk membuat model operasi suatu sistem. Pada umumnya, model ini menggunakan bantuan komputer untuk membuat suatu model operasi dan melakukan perhitungan simulasi.
  • Program Dinamis merupakan pendekatan yang memungkinkan untuk memecahkan masalah besar sedemikian sehingga, setelah semua masalah yang lebih kecil diselesaikan, maka dapat dikatakan bahwa kita memperoleh solusi optimal untuk masalah besar tersebut bisa disebut dengan teknik heuristik
  • Teknik Solusi berdasarkan kalkulus Digunakan untuk memcahkan masalah yang melibatkan fungsi tujuan dan atau fungsi kendala nonlinier yang melibatkan fungsi nonlinier variabel keputusan.

5 Tahapan Umum Dalam Riset Operasi

  • Merumuskan Masalah: Menggambarkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan atau organisasi.
  • Membentuk Model Matematis: Membuat kedalam model matematis agar membuat permasalahan dapat lebih jelas dan dimengerti dalam mengetahui hubungan yang saling terkait.
  • Mencari Penyelesaian Masalah: Alat Analisa pada Riset Operasi dipilih alat mana yang akan digunakan dalam memecahkan masalah tersebut.
  • Menguji (validasi) Model: Proses pengecekan apakah model tersebut dapat mencerminkan dari apa yang di wakili. Model ini difungsikan sebagai dasar pengujian validasi dengan memperbandingkan hasil masa lalu dengan masa kini dan harus memberikan hasil yang sama.
  • Melaksanakan Keputusan: Langkah menjalankan keputusan yang sesuai dengan apa yang telah dibuat pembuatan keputusan. Sangat penting pada langkah ini karena pelaksanaan keputusan memberikan kepastian bahwa masalah dapat diselesaikan dengan baik dan juga dapat memperbaiki kekuarangan yang ada.

Tools / Software yang digunakan

Untuk urusan tools yang digunakan saat ini ada banyak sekali seperti excel

  1. Visual Math
  2. Gurobi
  3. GAMS (General Algebraic Modeling System)
  4. CPLEX
  5. Lingo

 

atau link ini saja: https://home.ubalt.edu/ntsbarsh/business-stat/otherapplets/LPTools.htm#rmenu

Atau kalian coding sendiri saja pakai R, Octave, Matlab, ataupun Python saja! Hemm saya suka pakai R saja, Ikuti saja yuk riset operasional dengan R

 

Referensi:

  1. Aminudin. 2005. Prinsip-prinsip Riset Operasi. Jakarta: Erlangga
  2. Hamdy A. Taha. 2007. Operation Research.:An Introduction eight edition. US: Pearson Education, Inc.
  3. Hiller, Frederich S. and Lieberman. 2001. Introduction to Operation Research, McGraw-Hill,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 53 = 63