Mengapa pilih WordPress daripada blogspot

By | October 25, 2021
Print Friendly, PDF & Email
254 Views

Saya pengguna blogspot dari mulai 2009 sampai 2020 lumayan lama sekali, mulai dari domain yang masih berbasis blogspot.com sampai beli domain sendiri. Sayang sekali blogspot jarang sekali dikembangkan oleh pihak google, tidak banyak perubahan berarti kayak mati suri fiturnya. Jadi setelah pikir-pikir panjang, saya mantap untuk ganti CMS ke wordpress dengan melakukan hosting dan domain sendiri yaitu di rumahweb.com. Saat ini hampir 1 tahun 8 bulan menggunakan wordpress tidak ada kendala yang berarti kecuali kalau urusan update harus betul-betul melakukan backup.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya menggunakan bloggspot dan beralih ke wordpress. Ntar akan dibahas mengenai alasan mengapa pilih wordpress daripada blogspot, bahasa plugin yang akan memudahkan kalian membuat website, serta sedikit tentang problem pada wordpress.

Mengapa WordPress?

Saya tidak akan bahas detail mengenai blogspot karena produk udah usang sekali. Saya hanya sedikit cerita mengenai Mengapa saya lebih suka menggunakan WordPress?

Sekilas hobi mengetik hal yang sangat menyenangkan karena emang dari dulu suka menulis. Banyak hal yang bisa ditulis, mulai dari kegiatan sehari-hari, hobi, ataupun informasi artinya suka-suka yang nulis. Tidak ada yang protes juga koq apa itu isinya, makin lama keahlian menulis difokuskan kepada beberapa topik mengenai hobi dan pekerjaan. Kebutuhan akan fitur juga banyak mulai terutama menampilkan informasi cukup detail yang dibahas seperti fitur untuk menampilkan persamaan matematika, kode snipet, serta login untuk content-content tertentu. Hal inilah yang tidak dijumpai dengan mudah di CMS blogspot!

Plugin2 itu saja tidak banyak berubah dan ditambah oleh google selaku pemilik dan pengembang, walaupun sih kita bisa baca2 tutorial untuk nambahkan kode, cuman lama-lama jadi jengkel juga karena tidak sesuai harapan. CMS yang ada saat ini banyak sekali seperti joomla, druppal, dan wordpress. Nah untuk khusus wordpress dengan pengguna dan komunitas yang terus menerus berkembang bahkan website populer menggunakan CMS tersebut sebagai backbone nya. Maka saya memutuskan untuk pakai wordpress.

Alasan mengapa menggunakan wordpress ya karena kebutuhan, yups kebutuhan dalam hal menulis diluar standar. Saya pernah ngalamin jamannya dimana untuk upload gambar ke blogspot tidak bisa maka harus menggunakan imageshack. Untuk urusan plugin paling banyak adalah wordpress kalau untuk blogspot itu2 saja tidak pernah berkembang.

Kalian bisa bayangkan saja untuk nambah fitur di blogspot yang tidak ada pluginnya, maka solusinya yaitu nambah sendiri kode njlimet ke blogspot. Sekarang bandingkan saja dengan di wordpress yang sangat mudah sekali. Contoh berikut penggunaan plugin

  • untuk menampilkan latex yaitu menyajikan tulisan persamaan matematika gampang sekali, kalian pakai saja quicklatex
  • tambahkan plugin buat nampilkan data tabular sangat mudah, bisa pakai wpDataTables
  • kasih aturan untuk content yang harus login bisa dilakukan dengan mudah yaitu pakai WP-Members
  • buat form pendaftaran user dengan Kali Forms
  • kalau butuh image yang bisa dikasih watermarking dan secara otomatis melakukan watermarking pakai saja Easy Watermark
  • ingin memasukan kode Java Script diantara <head> ataupun <body> nggak usah pusing, install saja Insert headers and footers
  • hitung statisik blog, gampang kalian bisa pakai easy post views count, WP Statistics, slimstat analytics
  • mau tambahkan kode adsense pakai Ad Inserter
  • gampang pasang webmaster, analytic dan seabreg produk google buat analisis web pakai saja Site kit by google
  • paling sebel kalau ada spam kalian bisa gunakan WP Captcha
  • urusan seo serahkan ke Yoast SEO
  • bikin tombol download keren bisa pakai Max Button
  • bikin related post pakai saja Inline Related Posts
  • bikin kuis dan soal pertanyaan berbasis komputer pakai saja Quiz And Survey Master
  • plugin mu bermasalah, jangan kuatir rollback saja dengan WP Rollback
  • atau butuh ke mode safe mode yaitu mematikan semua plugin ketika terjadi crash plugin, kalian gunakan Site Health

dan masih banyak sekali plugin-plugin yang tidak saya sebutkan satu-persatu karena setiap website punya kebutuhan masing-masing

WordPress selalu berkembang

WordPress menang banyak dibandingkan dengan blogspot. Kekuatan wordpress sebenarnya ada pada plugin yang tersedia teramat banyak dan itu lebih dari cukup bila kita hanya pakai yang free saja. Serta pengguna yang sangat banyak sekali, kalian tahu website https://hipwee.com itu pakai wordpress juga.

Hosting Sendiri atau pakai wordpress.org dan WordPress.com

Untuk pilihan yang ini, saya lebih suka menggunakan hosting sendiri dengan cara install di local host dan upload ke penyedia hosting, seperti https://rumahweb.com karena lebih bebas saja mengaturnya, tapi kalau tidak ingin ribet hosting maka bisa pilih wordpress.com ataupun dari wordpress.org ntar kalau hosting disitu agar nama domain TDL sesuka kalian bisa beli domain di penyedia hosting. Pengalaman saya pakai wordpress yaitu lebih produktif terlihat dari pembelian paket hosting yang semula paket individu 256 MB, maka 3 bulan kemudian upgrade ke paket profesional 1 GB, nah sekarang 1 tahun 8 bulan upgrade lagi ke paket entry dengan kapasitas unlimited di penyedia https://rumahweb.com

Hal yang saya suka karena hosting sendiri, maka urusan backup ke localhost jauh lebih mudah, tinggal setting FTP dan username password, urusan backup ke localhost PC menjadi lebih. Hal ini biasa saya lakukan ketika update core wordpress saja sedangkan untuk update plugin dan theme tidak pernah saya lakukan. Bila kuatir terjadi masalah, lebih baik kalian install plugin Site Health terlebih dahulu, karena disitu ada fitur Troubleshooting mode yang berguna layaknya safe mode di Windows yaitu mematikan semua aplikasi dan hanya menghidupkan aplikasi standar saja. Melalui Troubleshooting mode maka semua plugin akan dimatikan agar kita bisa lakukan rollback plugin bila perlu.

When troubleshooting issues on your site, you are likely to be told to disable all plugins and switch to the default theme. Understandably, you do not wish to do so as it may affect your site visitors, leaving them with lost functionality.

Pernah suatu kali saya update theme dan beberapa plugin tidak bekerja dengan baik! sehingga editor teks tidak muncul, tapi saya tidak kuatir kok karena sudah install plugin WP Rollback yaitu plugin yang berfungsi untuk me downgrade plugin ke versi dibawah nya sehingga kalau ada plugin setelah dilakukan update terjadi masalah, maka saya akan rollback sehingga kembali seperti semula.

Sekedar info, untuk blog saya yang lama yaitu https://softscients.web.id telah kadaluarsa kembali ke https://softscients.blogspot.com dan per september 2021 sudah saya hapus agar tidak membingungkan pembaca setia website ini yaitu https://softscients.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :