Tipe Saham yang beredar

By | October 2, 2022
Print Friendly, PDF & Email
90 Views

Tipe / Jenis Saham yang beredar –  Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Perusahaan yang sahamnya dapat dibeli di Bursa Efek Indonesia disebut Perusahaan Tercatat. Jenisnya dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu Segi Cara Peralihan dan Segi Hak Tagih.

Jadi bagian kalian yang sedang membeli saham di melalui BEI nggak bingung lagi. Berikut Tipe saham yang beredar.

Segi Cara Peralihan

  1. Saham Atas Unjuk (Bearer Stock) – saham yang nama pemilk sahamnya tidak tertulis pada saham. Saham jenis ini mudah untuk dialihkan kepada pihak lain.
  2. Saham Atas Nama (Registered Stock) – Saham atas nama merupakan saham yang nama pemiliknya tertulis dalam saham. Jenis saham ini juga sulit untuk dapat dialihkan kepada pihak lain, karena diperlukan syarat dan prosedur tertentu.

Segi Hak Tagih

  1. Saham Biasa (Common Stocks) –  Surat berharga yang dijual oleh suatu perusahaan yang menjelaskan nilai nominal (rupiah, dolar, yen, dsb) dimana pemegangnya diberi hak untuk mengikuti RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) dan RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) serta berhak untuk menentukan membeli right issue (penjualan saham terbatas) atau tidak, yang selanjutnya di akhir tahun akan memperoleh keuntungan dalam bentuk dividen. Diantara surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal, saham biasa adalah yang paling dikenal masyarakat.

  2. Saham Preferen (Preferen Stocks) – Surat berharga yang dijual oleh suatu perusahaan yang menjelaskan nilai nominal (rupiah, dolar, yen, dsb) dimana pemegangnya akan memperoleh pendapatan tetap dalam bentuk dividen yang akan diterima setiap kuartal (tiga bulan). Saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), akan tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil seperti yang dikehendaki investor. Saham preferen serupa dengan saham biasa, karena dua hal yaitu mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut dan membayar dividen. Keistimewaan yang didapatkan dari pemilik saham preferen adalah mendapatkan dividen terlebih dahulu, prioritas pembayaran kembali perihal perusahaan likuidasi.

See also  Memahami dan Mengidentifikasi Downtrend

Saham Biasa vs Preferen

Tipe Saham yang beredar saat ini kita dapat memilih diantara keduanya dengan keuntungan masing-masing yaitu

  1. Investor yang menginginkan return tinggi lebih baik untuk melakukan investasi di saham biasa, karena perputaran yang diperoleh dari saham tersebut sangat tinggi. Apabila investor menginvestasikan dananya di saham preferen, maka hanya pada waktu tertentu saham itu dapat dicairkan yaitu per kuartalan atas dividen dab didahulukan daripada pemegang saham biasa.
  2. Untuk membeli saham biasa/common stock yaitu melalui BEI. Pemegang saham biasa apabila perusahaan bangkrut, maka tidak akan menerima uang likuidasi sampai para kreditor, pemegang obligasi, dan pemegang saham preferen menerima bagian hasil likuidasi. Sehingga pemegang saham biasa berisiko lebih tinggi daripada utang atau saham preferen. Bahkan dalam pembagian dividen juga, pemegang saham biasa selalu mendapatkan dividen terakhir setelah pemegang saham preferen dibayarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :