Yuk pakai Juno untuk menulis kode Julia

Kalian yang sedang belajar julia tentu akan sangat senang sekali menggunakan editor pintar daripada bawaan dari julia. IDE ini diusung menggunakan slogan yang cukup unik yaitu “Walks like Python. Runs like C”. Yup julia emang sedang naik daun dan akan terus menerus mengejar python yang saat ini dikenal dengan bahasa machine learning yang mudah dipelajari.

Yup JUNO adalah IDE yang kalian butuhkan untuk menulis code di julia secara lebih baik, untuk instalasi sangat mudah koq, ikuti saja langkah-langkah berikut

Install julia dan set path

Pastikan kalian sudah install julia versi command line interface http://julialang.org/downloads/ . Setelah lakukan install, jangan lupa set path julia agar dikenali oleh system, misalkan saya install di C:\Users\mulka\AppData\Local\Programs\Julia\Julia-1.4.2\bin\julia.exe, maka tambahkan ke sistem path

 

Download Editor Atom

Kemudian download editor ATOM https://atom.io/ yang saat ini (agustus 2020) sudah mencapai versi 1.50.0. Setelah kalian install, buka widget setting dan install package uber juno

Berikut tampilan ketika sedang update JUNO di atom

Berikut tampilan juno pada editor atom yang siap digunakan untuk coding julia

Sangat menarik bukan? Menggunakan JUNO untuk menulis kode di Julia, jadi seperti spyder di python yang sudah terintegrasi antara editor, ploting, dan terminalnya. Coba kalian gunakan perintah berikut untuk mencoba plot

using Plots
pyplot() #gunakan sebagai back end
plot(sin.([10,30,34,50,90]))
gui()

tapi pastikan untuk install package terlebih dahulu yaa

import Pkg
Pkg.add('pyplot')

maka JUNO akan mempermudah kalian untuk bekerja dengan Julia

Bagi kalian yang ingin belajar julia, bisa kesini

Belajar Mudah Bahasa Julia untuk umum

Yuk mengenal bahasa julia yang sedang bersaing ketat dengan bahasa yang sudah ada seperti ruby, python,  R, Matlab, Octave dan perl. Julia merupakan bahasa functional yang sintaks mirip dengan python sehingga masih sangat baru,  tapi walaupun begitu bahasa ini layak kalian pelajari lho karena menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan dengan python. Diantaranya yaitu

  1. Kecepatan: Yup, secara default bahasa Julia masih lebih cepat daripada Python karena  menggunakan deklarasi tipe dan kompilasi JIT (Just in time). Hal yang berbeda dengan Python yang belum dioptimalkan tidak dapat menyamai kecepatan Julia kecuali menggunakan kompiler pihak ketiga seperti PyPy dan pustaka eksternal lainnya seperti cython.
  2. Ditujukan untuk kepentingan matematis: Bahasa Julia secara khusus diciptakan untuk perhitungan ilmiah yang digunakan dalam lingkungan matematika seperti octave, scilab, dan Matlab dimana kalau menggunakan python harus menggunakan package seperti numpy. Sintaks nya mirip dengan rumus matematika yang biasanya digunakan untuk operasi matematika lain selain hanya komputasi. Untuk alasan ini, Julia dapat dengan mudah dipahami oleh non-programmer kayak bahasa R lho.
  3. Core Engine: Core yang ada dalam Julia sendiri menggunakan bahasa C dan C++ dalam LLVM-nya. Julia seperti scripting language yang menggunakan JIT compiler (kayak python, C#) akan tetapi, Julia dapat juga di-compile ke berbagai kode natif bahasa pemrograman low-level.
  4. Syntax yang mirip dengan Python: Bagi kalian yang sudah belajar Python tentu akan mudah belajar Julia akan sintaksnya yang mirip, jadi nggak usah kuatir belajar lagi bahasa yang baru

Read More