apa bedanya ubuntu pro dengan ubuntu biasa

By | December 20, 2025
613 Views

Bagi pengguna ubuntu ada lho versi berbayar namanya ubuntu pro! mari kita lihat apa bedanya ubuntu pro dengan ubuntu biasa! Perbedaan Ubuntu Pro dan Ubuntu (biasa) terletak pada dukungan keamanan, pemeliharaan jangka panjang, dan fitur enterprise. Berikut penjelasan ringkas dan jelas:

 

1. Ubuntu Biasa (Ubuntu Standard)

Ini adalah Ubuntu yang umum digunakan oleh pengguna desktop dan server.

Ciri utama:

  • Gratis dan open-source
  • Update keamanan dan bug fix selama:
    • 5 tahun untuk versi LTS
    • 9 bulan untuk versi non-LTS
  • Update fokus pada paket utama (kernel, desktop, dan paket inti)
  • Cocok untuk penggunaan pribadi, belajar, dan server kecil

Contoh penggunaan:

  • Laptop/PC pribadi
  • Server kecil
  • Lingkungan belajar dan pengembangan

2. Ubuntu Pro

Ubuntu Pro adalah versi Ubuntu dengan layanan tambahan dari Canonical, ditujukan untuk kebutuhan profesional dan enterprise.

Ciri utama:

  • Tetap berbasis Ubuntu LTS
  • Gratis untuk penggunaan personal hingga 5 mesin
  • Berbayar untuk perusahaan (dengan SLA & support resmi)
  • Mendapat Extended Security Maintenance (ESM)

3. Perbedaan Utama (Tabel Ringkas)

Aspek Ubuntu Biasa Ubuntu Pro
Biaya Gratis Gratis (personal), berbayar (enterprise)
Masa update LTS 5 tahun Hingga 10 tahun
Keamanan paket Paket utama saja Seluruh paket (Main + Universe)
Patch CVE Terbatas Lebih lengkap & cepat
Livepatch Kernel Tidak Ya (tanpa reboot)
Support resmi Canonical Tidak Ya (opsional/enterprise)
Cocok untuk User umum Server, produksi, enterprise
See also  Aplikasi Image Viewer untuk menampilkan Jutaan Gambar

4. Fitur Tambahan Ubuntu Pro

Ubuntu Pro menyertakan:

  • Extended Security Maintenance (ESM)
    Update keamanan untuk ribuan paket tambahan
  • Kernel Livepatch
    Update kernel tanpa restart server
  • Compliance & Hardening
    (FIPS, CIS Benchmark – untuk kebutuhan regulasi)
  • Landscape Management
    Manajemen banyak server sekaligus

5. Perlu Ubuntu Pro atau Tidak?

Gunakan Ubuntu biasa jika:

  • PC/laptop pribadi
  • Tidak butuh support jangka panjang
  • Sistem sering di-upgrade

Gunakan Ubuntu Pro jika:

  • Server produksi
  • Sistem harus stabil bertahun-tahun
  • Butuh keamanan maksimal
  • Tidak ingin sering upgrade OS

Kesimpulan

  • Ubuntu biasa → cukup untuk kebanyakan pengguna
  • Ubuntu Pro → cocok untuk server & lingkungan profesional yang butuh keamanan dan dukungan jangka panjang

Sebagai pengguna ubuntu sejak versi 18, saya kira untuk desktop rumahan, nggak perlu pakai ubuntu pro, namun bagi pengguna kantoran yang mempunyai high risk profile seperti server, saya sangat sarankan untuk beralih ke ubuntu pro!

Berikut biaya langganan Ubuntu Pro secara garis besar (berdasarkan pricing resmi Canonical): (Ubuntu)

1. Untuk Pengguna Pribadi

  • Gratis — Ubuntu Pro tersedia tanpa biaya untuk penggunaan pribadi hingga 5 mesin. (Ubuntu)
  • Untuk anggota komunitas Ubuntu yang aktif, jumlah mesin gratis bisa sampai 50 perangkat. (Ubuntu)

Jadi kalau Anda pakai Ubuntu di beberapa PC/server pribadi yang jumlahnya tidak lebih dari 5 (atau 50 jika komunitas), Anda tidak perlu bayar apapun untuk Ubuntu Pro. (Ubuntu)

2. Untuk Perusahaan / Enterprise

Jika lebih dari batas gratis atau butuh penggunaan komersial besar, biaya berlangganan Ubuntu Pro adalah: (Ubuntu)

💻 Ubuntu Pro untuk Workstation/Desktop

  • $25 per tahun per workstation (tanpa support tambahan) (sekitar Rp350.000/an*). (Ubuntu)
  • Ada opsi support enterprise 24/7 yang biayanya bisa lebih tinggi. (Ubuntu)
See also  Pengalamaan Install Ubuntu di Mac Intel

🖥️ Ubuntu Pro untuk Server

  • $500 per tahun per mesin/server (tanpa support tambahan). (Ubuntu)
  • Dengan dukungan Infra Support (24/7): ~$1.775 per tahun. (Ubuntu)
  • Dengan Full Support (24/7) termasuk support luas: ~$3.400 per tahun. (Ubuntu)

3. Di Cloud (AWS/Azure/GCP)

Jika Anda pakai Ubuntu Pro di layanan cloud (mis. AWS), biaya dihitung per jam berdasarkan penggunaan mesin, biasanya sekitar ~3,5% dari biaya compute Anda di cloud. (Ubuntu)

💡 Ringkasan cepat:

  • 🧑‍💻 Pribadi small-scale: Gratis (hingga 5 mesin)
  • 🏢 Enterprise desktop: ~$25/tahun/mesin
  • 🏢 Enterprise server: ~$500/tahun/mesin (tanpa support)
  • 📡 Cloud: dihitung per jam (~3,5% biaya cloud) (Ubuntu)

Sekedar informasi, saya menggunakan PC cukup tua untuk menjalakan ubuntu dan terasa ringan-ringan saja

                         ./+o+-       root@ThinkCentre-M93p
                 yyyyy- -yyyyyy+      OS: Ubuntu 24.04 noble
              ://+//////-yyyyyyo      Kernel: x86_64 Linux 6.14.0-37-generic
          .++ .:/++++++/-.+sss/`      Uptime: 1d 19h 11m
        .:++o:  /++++++++/:--:/-      Packages: 2789
       o:+o+:++.`..```.-/oo+++++/     Shell: bash 5.2.21
      .:+o:+o/.          `+sssoo+/    Resolution: 1366x768
 .++/+:+oo+o:`             /sssooo.   WM: Mutter
/+++//+:`oo+o               /::--:.   WM Theme: Adwaita
\+/+o+++`o++o               ++////.   GTK Theme: Yaru [GTK3]
 .++.o+++oo+:`             /dddhhh.   Disk: 1.5T / 2.3T (64%)
      .+.o+oo:.          `oddhhhh+    CPU: Intel Core i5-4570T @ 4x 3.6GHz [64.0°C]
       \+.++o+o``-````.:ohdhhhhh+     GPU: Mesa Intel(R) HD Graphics 4600 (HSW GT2)
        `:o+++ `ohhhhhhhhyo++os:      RAM: 7963MiB / 11758MiB
          .o:`.syhhhhhhh/.oo++o`     
              /osyyyyyyo++ooo+++/    
                  ````` +oo+++o\:    
                         `oo++.