Ubuntu sering terasa “tiba-tiba penuh” padahal tidak install banyak aplikasi. Penyebab utamanya biasanya adalah log system yang menumpuk dan versi lama Snap (library lama) yang tidak otomatis terhapus. Biasanya saya menggunakan disk usage analyzer untuk melihat diagram pie file dan folder.

Biasanya ukuran yang besar itu ada log dan snap.
1. Membersihkan Log System (Journal & Log Files)
Contents
Cek ukuran log
du -sh /var/log
Kalau besar (bisa sampai GB), lanjut bersihkan.
Bersihkan journal logs (systemd)
Log systemd biasanya paling besar.
Hapus log lebih dari 7 hari:
sudo journalctl --vacuum-time=7d
Atau batasi ukuran (misalnya max 100MB):
sudo journalctl --vacuum-size=100M
2. Membersihkan Snap (Versi Lama)
Snap menyimpan beberapa versi aplikasi untuk rollback. Tapi ini makan banyak storage.
Cek Snap yang terpasang
snap list --all
Biasanya ada status:
disabled
itu versi lama yang bisa dihapus
Hapus semua Snap lama otomatis
snap list --all | awk '/disabled/{print $1, $3}' | while read snapname revision; do
sudo snap remove "$snapname" --revision="$revision"
done
chromium (revision 3390) removed code (revision 232) removed core (revision 17272) removed core18 (revision 2979) removed core20 (revision 2717) removed core22 (revision 2339) removed core24 (revision 1499) removed cups (revision 1166) removed firefox (revision 8054) removed firmware-updater (revision 223) removed gnome-42-2204 (revision 226) removed gnome-46-2404 (revision 145) removed snap-store (revision 1270) removed snapd (revision 25935) removed snapd-desktop-integration (revision 357) removed thunderbird (revision 1043) removed
Batasi jumlah versi Snap (biar tidak numpuk lagi)
sudo snap set system refresh.retain=2
Artinya:
- Hanya simpan 2 versi (aktif + 1 backup)
- Lebih hemat storage
3. Bersihkan Cache APT
Kadang cache install juga besar.
sudo apt clean
sudo apt autoremove -y
4. Cek Disk Setelah Dibersihkan
df -h
Atau cari folder terbesar:
sudo du -h / | sort -rh | head -20