5,470 Views
Yuk mengenal bahasa julia yang sedang bersaing ketat dengan bahasa yang sudah ada seperti ruby, python, R, Matlab, Octave dan perl. Julia merupakan bahasa functional yang sintaks mirip dengan python sehingga masih sangat baru, tapi walaupun begitu bahasa ini layak kalian pelajari lho karena menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan dengan python. Diantaranya yaitu
- Kecepatan: Yup, secara default bahasa Julia masih lebih cepat daripada Python karena menggunakan deklarasi tipe dan kompilasi JIT (Just in time). Hal yang berbeda dengan Python yang belum dioptimalkan tidak dapat menyamai kecepatan Julia kecuali menggunakan kompiler pihak ketiga seperti PyPy dan pustaka eksternal lainnya seperti cython.
- Ditujukan untuk kepentingan matematis: Bahasa Julia secara khusus diciptakan untuk perhitungan ilmiah yang digunakan dalam lingkungan matematika seperti octave, scilab, dan Matlab dimana kalau menggunakan python harus menggunakan package seperti numpy. Sintaks nya mirip dengan rumus matematika yang biasanya digunakan untuk operasi matematika lain selain hanya komputasi. Untuk alasan ini, Julia dapat dengan mudah dipahami oleh non-programmer kayak bahasa R lho.
- Core Engine: Core yang ada dalam Julia sendiri menggunakan bahasa C dan C++ dalam LLVM-nya. Julia seperti scripting language yang menggunakan JIT compiler (kayak python, C#) akan tetapi, Julia dapat juga di-compile ke berbagai kode natif bahasa pemrograman low-level.
- Syntax yang mirip dengan Python: Bagi kalian yang sudah belajar Python tentu akan mudah belajar Julia akan sintaksnya yang mirip, jadi nggak usah kuatir belajar lagi bahasa yang baru
Read more