Skip to main content

Jenis Operator di Bahasa R

50 Views

Sinopsis

Operator merupakan simbol matematika yang digunakan untuk banyak hal seperti operasi aritmatika, penugasan serta beberapa operasi khusus lainnya. Sama seperti tools yang lainnya, R Tools mempunyai operator yang dibagi menjadi 5 jenis yaitu

  1. Aritmatika digunakan untuk operasi perhitungan sederhana
  2. Relasi digunakan untuk membandingkan suatu nilai
  3. Logika digunakan untuk logika booelan
  4. Penugasan digunakan memberikan suatu nilai
  5. Khusus digunakan pada operasi matrix

Harus kalian ketahui bahwa bahasa R sangat unik untuk operator penugasan misalkan operator = bisa kalian gunakan juga operator <-, jadi jangan heran kalau penggunaan operator penugasan di Bahasa R ada banyak (3 jenis). Kalian pelajari saja tabel-tabel Jenis Operator di Bahasa R

Operator Aritmatika

Operator jenis ini sama seperti operator lainnya yaitu ada tambah, kurang, bagi,pangkat, modulus, serta yang unik operator pembagian bilangan bulat yaitu %/% yang berlawanan dengan modulus (sisa bagi).

Jenis Operator di Bahasa R-Operator Arimatika

Contoh kode Operator Aritmatika di Bahasa R

a = 45
b = 7
print(a+b)
print(a-b)
print(a/b)
print(a*b)
print(a^2)
print(a %% b)
print(a %/% b)
> a = 45
> b = 7
> print(a+b)
[1] 52
> print(a-b)
[1] 38
> print(a/b)
[1] 6.428571
> print(a*b)
[1] 315
> print(a^2)
[1] 2025
> print(a %% b)
[1] 3
> print(a %/% b)
[1] 6

Operator Logika

Seringkali digunakan ketika dipadupadankan dengan operator relasi, ingat ya variabel boolean harus menggunakan huruf besar TRUE FALSE

Jenis Operator di Bahasa R-Operator Logika

Contoh kode Operator Logika di Bahasa R

a = TRUE
b = FALSE
print(a & b)
print(a | b)
print(!a)
print(a && b)
print(a || b)

 

> a = TRUE
> b = FALSE
> print(a & b)
[1] FALSE
> print(a | b)
[1] TRUE
> print(!a)
[1] FALSE
> print(a && b)
[1] FALSE
> print(a || b)
[1] TRUE
>

Operator Relasi

Operator ini sama seperti bahasa yang lainnya yang dibaca sesuai dengan simbolnya

Jenis Operator di Bahasa R-Operator Relasi

Contoh kode Operator Relasi di Bahasa R

a = 90
b = 4
print(a<b)
print(a>b)
print(a==b)
print(a!=b)

 

> a = 90
> b = 4
> print(a<b)
[1] FALSE
> print(a>b)
[1] TRUE
> print(a==b)
[1] FALSE
> print(a!=b)
[1] TRUE
>

Operator Penugasan

Ini yang unik sekali dari R ada banyak banyak variasi dalam operator penugasan

Jenis Operator di Bahasa R-Operator PenugasanContoh kode Operator Penugasan di Bahasa R

a = 3
b<-10
24->c
d<<-3
45->>e
data = data.frame(a,b,c,d,e)
print(data)

 

> a = 3
> b<-10
> 24->c
> d<<-3
> 45->>e
> data = data.frame(a,b,c,d,e)
> print(data)
  a  b  c d  e
1 3 10 24 3 45

Biasanya kebanyakan orang lebih suka menggunakan operator penugasan <-

Operator Khusus

Operator ini digunakan untuk operasi pada matrix, array

Jenis Operator di Bahasa R-Operator Khusus

Contoh kode Operator Khusus di Bahasa R

a = 1:20
b = 17
print(a)
hasil = b %in% a
print(hasil)

mat = matrix(c(1,8,6,3),nrow=2,ncol=2) #matrix
hasil = mat %*%t(mat)
print(hasil)

 

> a = 1:20
> b = 17
> print(a)
 [1]  1  2  3  4  5  6  7  8  9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
> hasil = b %in% a
> print(hasil)
[1] TRUE
> 
> mat = matrix(c(1,8,6,3),nrow=2,ncol=2) #matrix
> hasil = mat %*%t(mat)
> print(hasil)
     [,1] [,2]
[1,]   37   26
[2,]   26   73
>

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *