2,368 Views
Hai sobat softscients, kali ini kita akan bahas sedikit mengenai pengertian dan keahlian yang diperlukan untuk menjadi Data Engineer, Analyst , dan Scientist.
Pada tahun 2020 atau 8 tahun yang lalu tepatnya 2012, Harvard Business Review menyebut data science sebagai “Pekerjaan Terseksi di Abad 21”. Apalagi saat ini ada ribuan video, cuitan twitter, status di FB, foto-foto di instagram serta artikel di seluruh Internet yang memberikan gambaran indah seputar bidang data science.
Lebih kocaknya lagi dengan gaya marketingnya: “Yang harus Anda lakukan adalah mempelajari keterampilan A, B, dan C,” kata mereka. “Daftar bootcamp dan lakukan tiga kursus online. Maka Anda siap untuk mendapatkan pekerjaan di data science! ”
Secara pribadi, saya rasa siapa pun bisa menjadi data science selama kalian berdedikasi serta mencurahkan waktu dan pekerjaan yang tepat. Namun, juga kalian harus menikmati apa yang kalian lakukan (bahasa kerennya yaitu passion). Jika hanya terjun ke lapangan dan melakukan transisi karier yang terburu-buru dengan sedikit pengetahuan tentang apa yang kalian geluti maka hal ini cukup mengenaskan karena bisa saja kalian menghabiskan bertahun-tahun hidup dengan melakukan sesuatu yang tidak kalian sukai.
Pembahasan ini tidak mendiskreditkan mengenai syarat-syarat menjadi data scientist karena saat ini sudah banyak tools siap pakai tanpa perlu melakukan pemahaman yang menyeluruh mengenai statistika merupakan hal yang paling mendasar bagi seorang data scientist. Walaupun begitu ilmu statistika dasar akan tetap diperlukan untuk mengembangkan software machine learning yang berfungsi sebagai fundamentalnya. Sama seperti saya mengenal bahasa pemrograman karena hanya sebuah tools saja, sehingga fokusnya bukan di bahasa pemrograman akan tetapi pada algoritma yang digunakan. Bahasa pemrograman dipilih sesuai dengan ketersediaan library. Mari kita bahas sedikit mengenai Data engineer, Data Analyst, dan Data Scientist
Read more