Uji Validitas dan Reliabilitas serta Cara Meningkatkan Hasil Validitasnya

By | November 22, 2022
Print Friendly, PDF & Email
115 Views

Uji Validitas dan reliabilitas sering kita lakukan jika melibatkan penilitian berbasias kuisioner. Apa pun olah data atau uji statistiknya, semua perlu uji reliabilitas dan validitas. Karena kedua hal tersebut termasuk di dalam uji asumsi yang wajib dikerjakan. Reliabilitas dan validitas saling berkaitan meski keduanya berbeda. Suatu kuesioner bisa saja reliabel tetapi tidak valid. Namun jika ia sudah valid, biasanya reliabel. Juga telah saya buatkan function uji validitas dan reliabilitas dengan R/RStudio biar gampang daripada menggunakan software SPSS hanya untuk hitung hal sederhana

Uji validitas berguna untuk melihat seberapa tepat variabel yang digunakan dalam penelitian.  Suatu penelitian dapat dikatakan valid apabila mampu memberikan hasil atas apa yang benar-benar ingin diukur. Dengan kata lain, hasil dari penelitian yang valid akan menjawab apa yang dipertanyakan dalam penelitian itu sendiri.

Reliabilitas dapat diartikan sebagai keandalan atau ketepatan pengukuran. Uji reliabilitas dilakukan untuk melihat sejauh mana konsistensi hasil suatu penelitian ketika dilakukan secara berulang-ulang. Semakin tinggi tingkat reliabilitasnya, maka penelitian tersebut semakin bisa diandalkan.

Indikator dari reliabilitas adalah nilai alpha cronbach’s. Umumnya, sebuah instrumen penelitian dikatakan reliabel ketika mencapai angka minimal 0,60. Untuk dapat mengetahui tingkat reliabilitas, maka digunakan rumus:

 reliabilitas = \frac{jumlah item}{jumlah item - 1}*\frac{jumlah varians}{varians total}

Hubungan antara Valid dan Reliabel

Hasil kuisioner yang reliabel belum tentu valid. Tetapi kuisioner yang valid seringkali juga reliabel. Karena itu, uji validitas dan reliabilitas perlu dilakukan secara keseluruhan, tidak bisa hanya salah satunya.

Cara Meningkatkan Hasil Validitasnya

Hasil kuesioner yang dikumpulkan dan digunakan untuk diuji hasilnya harus terlebih dulu valid. Salah satu cara mengeceknya adalah dengan memastikan tidak ada pertanyaan yang membingungkan dan memunculkan persepsi berbeda bagi responden. Misalnya dengan menghindari adanya kunci negatif dalam pertanyaan. Biasanya isi dari kuisioner mengandung  kunci negatif  di antara kunci positif. Contoh, skala likert seharusnya mempunyai urutan descending artinya semakin tinggi nilai nya semakin baik

  • pilihan jawaban 1  : STS untuk jawaban Sangat Tidak Setuju
  • pilihan jawaban 2  : TS untuk jawaban Tidak Setuju
  • pilihan jawaban 3  : KS untuk jawaban Kurang Setuju
  • pilihan jawaban 4  : S untuk jawaban Setuju
  • pilihan jawaban 5  : SS untuk jawaban Sangat Setuju
See also  Belajar R - Metode Peramalan Deret Waktu - Forecasting Time Series

Namun ada item pertanyaan dimana 0 adalah paling baik dan 5 paling buruk. Contoh: pertanyaan skala likert berbunyi “Upah yang anda terima sesuai dengan beban tugas pekerjaan anda?” dengan jawaban pilihan seperti diatas.

Namun, di tengah-tengah kuesioner terselip pertanyaan dengan kalimat tanya negatif, contoh “Seberapa tidak setuju, anda terhadap keterampilan dan upah yang diberikan?” 

Kata “tidak” membuat kunci pada pertanyaan ini terbalik sendiri. Hal ini dikarenakan banyak yang mengisi kuisioner yang terburu2 tidak membaca dengan teliti. Karena pertanyaan kalimat negatif tiba-tiba muncul. Biasanya milih tidak setuju (nilai 2) malahan pilih no 4 setuju

Perlunya melakukan mengelompokkan pertanyaan. Ada pertanyaan yang jawabannya cenderung di angka 4 dan 5. Namun, ada pula pertanyaan yang jawabannya cenderung di angka 2 dan 3. Oleh karena itu perlu mengelompokkan pertanyaan dibagi berdasarkan profil respoden misalkan dibagi dengan jenis pendidikan dan lama bekerjanya.

Berikut adalah contoh kuisioner yang diambil dari  Luh Ayu Yustika Dewi 2021,  Produktivitas Kerja Karyawan Berdasarkan Upah dan Lingkungan Kerja. Link paper nya https://repo.undiksha.ac.id/4017/

Riset ini bertujuan buat menguji pengaruh

  • (1) upah terhadap produktivitas kerja karyawan
  • (2) area kerja terhadap produktivitas kerja karyawan
  • (3) upah serta area kerja terhadap produktivitas kerja karyawan

Kuisioner

Kuisioner Upah

Generated by wpDataTables

Kuisioner Lingkungan Kerja

Generated by wpDataTables

Kuisioner Produktifitas Kerja

Generated by wpDataTables

Hasil Kuisioner sebagai berikut

Uji Validitas dan reliabelitas dilakukan di perusahaan yang sejenis dengan perusahaan UD. PB Sari Muda yaitu perusahaan UD. PB Sumber Tani dengan jumlah responden sebanyak 35 orang

hasil kuisioner upah

Generated by wpDataTables

hasil kuisioner lingkungan kerja

Generated by wpDataTables

Hasil Kuisioner Produktifitas Kerja

Generated by wpDataTables

Cara Uji Validitas dan Reliabilitas

Untuk Uji Validitas dan Reliabilitas, kita akan menggunakan R/RStudio. Langkah pertama yaitu loading dulu package dan file excelnya.

library(readxl)
library(dplyr)

upah = readxl::read_xlsx("data hasil kuisinoner upah.xlsx",sheet="upahx1")
lingkungan.kerja = readxl::read_xlsx("data hasil kuisinoner lingkungan kerja.xlsx",sheet="lingkungankerjax2")
produktifitas = readxl::read_xlsx("data hasil kuisinoner produktifitas kerja.xlsx",sheet="produktifitasy3")

Berikut saya sudah buatkan function uji validitas dan reliabilitas dengan R/RStudio biar gampang daripada menggunakan software SPSS hanya untuk hitung hal sederhana. Silahkan untuk download kode nya

Source code akan tampil dibawah ini, jika kalian telah login/regristrasi

Existing Users Log In
   

 

 

Lakukan uji validitas dan reliabilitas untuk upah

atribut.upah = upah[,2:11] #yaitu kolom 2 sampai dengan 11
alpha = 0.05
uji.validitas(atribut.upah,alpha)
uji.reliabilitas(atribut.upah)

hasilnya

> uji.validitas(atribut.upah,alpha)
      pearson.correlation    rtabel hasil.uji
X1.1            0.5980879 0.3338446     Valid
X1.2            0.5162791 0.3338446     Valid
X1.3            0.7204425 0.3338446     Valid
X1.4            0.6132343 0.3338446     Valid
X1.5            0.6076845 0.3338446     Valid
X1.6            0.4887486 0.3338446     Valid
X1.7            0.4882060 0.3338446     Valid
X1.8            0.5298821 0.3338446     Valid
X1.9            0.5067308 0.3338446     Valid
X1.10           0.6138760 0.3338446     Valid
> uji.reliabilitas(atribut.upah)
Alpha Cronbach = 0.7643678 maka indikator-indikator penelitian Sudah Reliabel
>

uji validitas dan reliabilitas lingkungan kerja

atribut.lingkungan.kerja = lingkungan.kerja[,2:7]
uji.validitas(atribut.lingkungan.kerja,alpha)
uji.reliabilitas(atribut.lingkungan.kerja)

hasilnya

> uji.validitas(atribut.lingkungan.kerja,alpha)
     pearson.correlation    rtabel hasil.uji
X2.1           0.6529900 0.3338446     Valid
X2.2           0.7749243 0.3338446     Valid
X2.3           0.6402139 0.3338446     Valid
X2.4           0.8706533 0.3338446     Valid
X2.5           0.7074058 0.3338446     Valid
X2.6           0.4847754 0.3338446     Valid
> uji.reliabilitas(atribut.lingkungan.kerja)
Alpha Cronbach = 0.7653372 maka indikator-indikator penelitian Sudah Reliabel

uji validitas dan reliabilitas produktifitas kerja

atribut.produktifitas = produktifitas[,2:7]
uji.validitas(atribut.produktifitas,alpha)
uji.reliabilitas(atribut.produktifitas)

hasilnya

> uji.validitas(atribut.produktifitas,alpha)
    pearson.correlation    rtabel hasil.uji
Y.1           0.8200900 0.3338446     Valid
Y.2           0.7802799 0.3338446     Valid
Y.3           0.8210089 0.3338446     Valid
Y.4           0.8014661 0.3338446     Valid
Y.5           0.7118583 0.3338446     Valid
Y.6           0.8321407 0.3338446     Valid
> uji.reliabilitas(atribut.produktifitas)
Alpha Cronbach = 0.8798395 maka indikator-indikator penelitian Sudah Reliabel

Kesimpulan

Kriteria Keputusan valid dinyatakan apabila nilai signifikasi Pearson Correlation ( r hitung) lebih besar dari r tabel

  • Nilai Pearson Correlation pada kuesioner Upah (X1) yang terdiri dari 10 item pernyataan dinyatakan valid
  • Nilai Pearson Correlation pada kuesioner Lingkungan Kerja (X2) yang terdiri dari 6 item pernyataan dinyatakan valid
  • Nilai Pearson Correlation pada kuesioner Produktivitas Kerja (Y) yang terdiri dari 6 item pernyataan dinyatakan valid

Kriteria reliabel yaitu Nilai suatu instrumen dinyatakan reliabel apabila nilai dari Alpha Cronbach lebih besar dari 0,60. Hasil uji reliabilitas menujukkan bahwa, variabel Upah (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Produktivitas Kerja (Y)memiliki nilai Alpha Cronbach lebih besar dari 0,60. Jadi dapat disimpulkan bahwa kuesioner Upah (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Produktivitas Kerja (Y) adalah reliabel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :