Girl in a jacket
  • Keterangan:
    Market Cap :
    Saham diterbitkan :
    Saham masyarakat/lainnya :
    local :
    foreign :

Section 1

Date Stock Code Open High Low Close Gain Vol
(Ribu-Lemb)
Value
(Milyar-Rp)
Frequency

Market Summary


https://softscients.com/stocks/
Stock
Code
Stock
Name
Close Rp Chg % Volume
(Ribu-Lemb)
Freq Value
(Milyar-Rp)
Market Cap
(Milyar
Rp)
Saham
(Milyar-Lembar)
Public % Local % Foreign % Net Foreign
(Milyar-Rp)

Keterangan: Market Caps, Saham, Public,Local, Foreign diambil 1 bulan sebelumnya yaitu Saham diterbitkan x Price akhir bulan

Mengenal Indikator Teknikal

Analisis Investasi Saham - Topik ini akan banyak membahas saham IDX Indonesia dari beragam indikator dan berbagi analisis trading menggunakan beragam tools. Silahkan untuk dibaca

atau langsung menggunakan tools https://softscients.com/stocks/
  1. Perhitungan Analisis Teknikal MACD
  2. Menguji indikator Bollinger band untuk sinyal Beli dan Jual
  3. Menguji Indikator Simple Moving Average
  4. Mencari Fase pergerakan saham Sell In May And Go Away
  5. Dekomposisi Runtun Waktu Time Series Transaksi Saham
  6. Indikator Bollinger Band dan RSI untuk Deteksi Sinyal Beli
  7. Melihat Pergerakan Kepemilikan Efek-Saham
  8. Memantau pergerakan dana asing / foreign flow
  9. Screening Saham dengan Dividen Yield Tinggi dan PBV Rendah
  10. Forecasting Pergerakan Saham dan Foreign Flow

Bagaimana kami mengumpulkan dan mengolah data?

Kami mengumpulkan data-data harga saham dari berbagai penyedia seperti https://investing.com dan https://yahoo.com. Data tersebut diolah dengan tools seperti python, R/RStudio, go lang, serta beragam tools dan package khusus. Melalui beragam analisis statistika dan penggunaan query yang tepat maka akan mempermudah kita dalam investasi saham.

Artikel Kepemilikan Efek

Perkembangan jumlah investor saham saat ini sangat berkembang, terutama pertumbuhan investor retail yang menyemarakan bursa efek indonesia. Apalagi perkembangan aplikasi Investasi saham saat ini sudah bisa diakses via ponsel tidak hanya menggunakan aplikasi khusus di komputer/PC.

Secara umum setiap emiten/perusahaan yang terdaftar di BEI akan menerbitkan saham dengan jumlah lembar yang telah disesuaikan dengan ekuitas nya. Saham diterbitkan akan dicatat oleh BAE biro administrasi efek. Misalkan pada emiten BMRI mempunyai saham diterbitkan sebanyak 46,6 milyar lembar dan dicatat oleh BAE/Biro Administrasi Efek PT. Datindo Entrycom.

Komposisi kepemilikan saham sebanyak itu terdiri sebagai berikut

Masyarakat/Lainnya adalah saham yang bisa ditransaksikan di BEI, terkadang setiap perusahaan mempunyai besaran prosentase yang dijual ke public. Kalau nggak salah BEI mengatur besaran minimal yaitu 5% saham diterbitkan untuk dilepas ke investor publik.

Jenis Investor

Kalian jangan keliru istilah public disini sesuai dengan pengisian biodata di KSEI dibagi menjadi 9 macam yaitu

  1. Insurance (IS) adalah perusahaan asuransi
  2. Mutual Fund (MF) adalah reksadana
  3. Pension Fund (PF) adalah dana pensiun
  4. Financial Institution (IB) adalah perusahaan keuangan / private bank
  5. Corporate (CP) adalah korporasi
  6. Securities Company (SC) adalah perusahan sekuritas
  7. Foundation (FD) adalah yayasan
  8. Individual (ID) adalah retail
  9. Lainnya (Others) OT adalah tidak tahu/tidak disebutkan

Kalian bisa baca

Mutual Fund

Kalian pernah ditawarkan produk reksadana saham? Produk tersebut dijual oleh Manager investasi untuk membeli saham sehingga di KSEI akan dimasukan sebagai Mutual fund, jadi jangan heran ada beberapa saham blue chip sebagian besarnya dikuasai oleh para Mutual Fund.

Foreign dan Local

Tentu ke 9 diatas tersebut dibagi lagi menjadi 2 yaitu local/foreign. Kalian jangan keliru lagi, misalkan menggunakan broker asing itu bukan sebagai investor akan tetapi broker tersebut hanya sebagai perantara. Dicatat sebagai investor foreign ketika seumpama kalian mengisi aplikasi biodata KSEI dengan mencentang kewarganegaraan selain indonesia sehingga apapun broker yang kalian gunakan untuk melakukan transaksi akan dianggap investor foreign/asing.

Kita bisa melihat ada beberapa emiten yang mempunyai foreign nya tinggi sehingga harga nya cenderung naik, misalkan pada emiten BMRI, yuk kita lihat di aplikasi Indikator teknik Saham Indonesia



Kita bisa melihat porsi nya ternyata saham tersebut banyak dikoleksi oleh MUTUAL FUND Foreign selain itu juga foreign menguasai 70% saham yang ditransaksikan di BEI.. Melihat porsi Kepemilikan bisa kalian lihat  menggunakan aplikasi aplikasi Indikator teknik Saham Indonesia berbasis web yaitu

 

Dengan melihat Saham diterbitkan, saham publik, dan jenis investor, maka kita jadi tahu support foreign terhadap emiten tersebut.

Retail?

Lalu kita sebagai retail masuk dimana ya? kita  yang bermodal cekak akan dimasukan sebagai ID alias investor individu. Eits tenang tidak melulu saham itu di support oleh foreign. Misalkan ITMG yang banyak dibeli oleh retail karena fundamental bagus serta bagi dividen jumbo, bisa kita lihat aplikasi Indikator teknik Saham Indonesia  

Emiten dengan SAHAM 1,1 Triliun Lembar saham

Saham BONCOS dengan 1,1 triliun lembar saham dengan jargon aplikasi anak negeri sesuai dengan namanya banyak dimiliki oleh local yaitu #GOTO masih nyungsep dan ditahan oleh investor local agar tidak makin nyungsep ke bawah. Kita bisa melihat #GOTO rugi mulu dijauhi oleh investor asing (kalian bisa juga cek emiten teknologi lainnya seperti #BUKA yang jauh lebih agak mendingan karena porsinya hampir merata antara foreign dan local)

   

Foreign Flow

Menurut data dari IDX,  bahwa jumlah investor saham di Indonesia sekitar 7,48 juta. Tapi dari semua tersebut dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu investor lokal dan luar negeri/foreign. Per Juli 2022 investor dalam Bursa Efek Indonesia masih didominasi investor lokal dengan 59,21 persen dibanding asing 40,79 persen tempo.co.

Adapun investor tersebut dapat dibagi menjadi 7 kategori sesuai data dari ksei yaitu Insurance (IS) adalah perusahaan asuransi; Mutual Fund (MF) adalah reksadana; Pension Fund (PF) adalah dana pensiun; Financial Institution (IB) adalah perusahaan keuangan / private bank; Corporate (CP) adalah korporasi; Securities Company (SC) adalah perusahan sekuritas; Foundation (FD) adalah yayasan; Individual (ID) adalah retail dan Lainnya (Others) OT adalah tidak tahu/tidak disebutkan. Kalian bisa lihat di aplikasi ini dengan memilih Kepemilikan Efek

Walaupun investor asing hanya 40% akan tetapi mendominasi. Hal tersebut dikarenakan investor tersebut cenderung mempunyai modal besar yang pergerakannnya cukup terarah, dibandingkan dengan investor lokal yang bersifat ritel. Analoginya adalah 1 investor asing dengan modal 1 milyar akan lebih mudah menggerakan pasar daripada 1000 investor ritel dengan modal 1 juta per orang. Investor ritel tidak punya pemimpin sehingga  arahnya nggak karuan kesana-kemari.

Istilah Asing

Jangan alergi dengan istilah asing apalagi bingung di dalam bursa saham! karena IHSG itu masih banyak porsi asing nya. Apa yang dimaksud dengan Asing/Foreign? adalah ketika kalian membuka account RDN mencentang isian WNA alih-alih WNI. Jadi tidak ada hubungannya dengan broker asing. Jadi setiap RDN atas nama WNA akan dicatatkan sebagai investor foreign/asing.

Pengaruh Foreign Flow pada IHSG

Secara umum, kita bisa melihat hubungan foreign Flow IHSG melalui fitur indikator foreign flow / foreign flow overlay pada stockbit yang sampai tanggal 06 September 2022, asing mempunyai akumulasi sebanyak 110 Triliun di bursa saham

Memantau pergerakan dana asing / foreign flow

Memantau pergerakan dana asing / foreign flow berguna mencari hubungan antara trend akumulasi foreign flow terhadap harga saham itu sendiri. Ada beberapa contoh emiten yang mempunyai korelasi positif antara trend harga dengan akumulasi foreign flow. Biasanya saham-saham yang dikategorikan ke blue chip seperti BBCA, BBRI, BMRI, TLKM. Misalkan untuk emiten BMRI terdapat hubungan antara trend kenaikan harga dengan akumulasi foreign flow nya


sedangkan ACES yang akhir-akhir ini turun secara kinerja juga jelek, ternyata foreign flow nya sedang menjauh bahkan sampai minus 368 Milyar alias asing banyak yang menjual ke domestik.

Tapi ada juga emiten yang mempunyai korelasi negatif terhadap pergerakan dana asing/foreing flow tersebut seperti saham WSKT yang tampak anteng-anteng saja dari juni sd 02 september 2022 walaupun sudah ada kenaikan foreign flow yang cukup besar dari semula 50 Milyar sampai 265 Milyar


Ataupun saham ITIC yang terus-menerus mengalami kenaikan foreign flow nya tapi harga nya tidak mengikuti hal tersebut (hemm kayaknya karena cuman 28 milyar saja sehingga punya sedikit pengaruh terhadap trend harganya)


Menarik bukan? Memantau pergerakan dana asing / foreign flow bisa kalian terapkan pada emiten-emiten yang tentunya mempunyai korelasi positif dengan pergerakan dana asing sebagai analisis teknikal selain analisis fundamental yang lainnya.

Jumlah Pengunjung : 11460000
Technical Overlays Technical Indicators Info Efek
Money Flow Index (volume-weighted RSI)
Stochastic Oscillator
Combines Stochastics with the RSI
Vortex Indicator
Williams %R