Pelanggan adalah raja itulah ungkapan klasik ketika berbisnis sehingga untuk mendapatkan pelanggan adalah tujuan utama pebisnis. Namun ada yang lebih sulit lagi yaitu mempertahankan pelanggan adalah hal yang berbeda. Bisnis kalian akan tertinggal jika tidak bisa merawat pelanggan. Jika hal itu terjadi, maka semua lambat laun akan mematikan bisnis bila semua pelanggan telah pergi.
Pelanggan yang telah pergi dikatakan dengan istilah customer churn. Menurut wikipedia Churn rate adalah ukuran jumlah orang atau benda yang masuk atau keluar dari suatu kelompok dalam jangka waktu tertentu. Istilah ini biasanya digunakan dalam konteks customer base sebagai persentase pelanggan yang meninggalkan supplier dalam jangka waktu tertentu. Hal ini menandai ketidakpuasan customer, tawaran lebih murah dari pesaing, pemasaran yang lebih baik oleh pesaing, atau penyebab lain. Singkatnya, customer churn adalah salah satu faktor terpenting yang harus terus dievaluasi oleh bisnis manapun, khususya bagi bisnis yang sedang berkembang.
Apa Itu Customer Churn Rate?
Customer churn rate merupakan persentase pelanggan yang berhenti menggunakan produk dan layanan bisnis selama jangka waktu tertentu. Cara mudah menghitung customer churn dengan membagi jumlah pelanggan yang hilang di akhir dengan jumlah pelanggan yang kita miliki di awal jangka waktu tersebut.